


Selamat dan sukses atas perolehan sebagai juara 3 lomba CEMARA (Chef Hebat Olah Masakan Berbasis Pangan Lokal)
Apresiasi setinggi-tingginya diucapkan untuk Novita Puspita Sari, Siswi Kelas XI Kuliner 2, semoga perjuangan dan dedikasi untuk mengharumkan almamater sekolah ini menjadi batu loncatan untuk kesuksessan di masa depan.

budaya 5S dan 5R bukan sekadar program sesaat atau kegiatan simbolik, melainkan fondasi pembentukan karakter dan etos kerja warga sekolah. Sekolah yang berhasil menanamkan budaya ini secara konsisten akan melahirkan lulusan yang siap bersaing di era industri modern, memiliki kepekaan sosial, disiplin, dan tanggung jawab, sekaligus mampu menjaga dan meningkatkan reputasi institusi pendidikan di mata masyarakat dan dunia industri.
Dampak dari penerapan budaya 5S dan 5R dapat dirasakan dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Dalam waktu relatif singkat, lingkungan sekolah menjadi lebih tertib, bersih, dan hangat. Kedisiplinan meningkat karena adanya kesadaran bersama akan pentingnya keteraturan. Dalam jangka panjang, siswa akan memiliki karakter kuat ketika memasuki dunia kerja, tidak mudah terkejut dengan tuntutan profesionalisme, dan mampu beradaptasi dengan cepat. Lulusan menjadi individu yang kompeten secara akademis sekaligus berkarakter pekerja profesional. Budaya 5S dan 5R pun bertransformasi menjadi identitas khas sekolah yang membedakannya dari institusi lain.

Kedisiplinan dalam berpakaian bukan sekadar kewajiban administratif atau aturan formal sekolah, melainkan bagian penting dari pendidikan karakter. Cara peserta didik berpakaian, menjaga kerapihan, serta mematuhi ketentuan sekolah mencerminkan sikap tanggung jawab, penghormatan terhadap lingkungan pendidikan, serta kesiapan dalam membangun kepribadian yang baik.
Kebiasaan positif ini diharapkan mampu membentuk karakter murid-murid sehingga akan terbawa ketika sudah berada di dunia kerja atau industri yang menuntut untuk rapi dan disiplin.


Program ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) adalah gerakan nasional yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, tertata, dan berkelanjutan di seluruh wilayah Indonesia.
Gerakan kolaboratif yang melibatkan pemerintah, swasta, dan masyarakat ini berfokus pada 4 pilar utama:
- Aman: Mendorong ketertiban sosial, keamanan lingkungan, dan kesiapsiagaan risiko.
- Sehat: Memperkuat gaya hidup sehat dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
- Resik: Mengelola sampah dari hulu ke hilir dan mengurangi pencemaran lingkungan.
- Indah: Memperbaiki estetika ruang publik, kawasan hijau, hingga permukiman
Program ini diimplementasikan secara masif oleh warga sekolah SMKN 1 SLAHUNG kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah di setiap hari Selasa dan Jumat, semoga dengan adanya kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa cinta lingkungan dan selalu menjaga kebersihan dimanapun tempatnya.

MPLS Ramah adalah kegiatan awal murid baru yang menghadirkan pengalaman belajar yang berkesadaran, bermakna dan menggembirakan dengan menghormati hak setiap anak dan memuliakan warga sekolah, sehingga sekolah menjadi rumah kedua yang aman dan nyaman bagi semua murid.
SMKN 1 SLAHUNG Ponorogo berharap dengan adanya MPLS ini murid baru dapat melaksanakan kegiatan belajar dengan penuh semangat dan tanggung jawab sehingga berdampak pada kualitas yang dimiliki murid-murid.










